Muslimah dan Kesehatan

Mual dan Muntah Saat Hamil

Posted on: 24/06/2010

Kehamilan merupakan suatu proses yang sangat berkesan bagi seorang calon ibu. Namun, ada kalanya seorang calon ibu ditakdirkan untuk mengalami gangguan ketika menjalani masa-masa kehamilannya dan salah satunya adalah mual muntah berlebihan. Tentu ibu hamil tidak ingin melewati masa kehamilannya dengan kondisi badan lemah sehingga aktivitas sehari-hari jadi terganggu. Dapatkah mual muntah berlebihan ini dicegah dan bagaimana mengatasinya jika sudah terjadi? Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang Hiperemesis gravidarum yang merupakan salah satu masalah yang bisa terjadi pada ibu hamil.

Apakah “Hiperemesis” Gravidarum Itu?

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada saat hamil sehingga mengganggu pekerjaan sehari-hari dan menyebabkan keadaan umum tubuh ibu memburuk. Sebenarnya mual dan muntah merupakan hal yang biasa dialami oleh ibu hamil pada kehamilan trimester pertama (3 bulan pertama kehamilan), kurang lebih pada 6 pekan setelah haid terakhir dan umumnya terjadi selama 10 pekan. Akan tetapi, mual dan muntah ini akan menjadi masalah yang sangat mengganggu jika terjadi secara berlebihan.

Mengapa Bisa Terjadi Hiperemesis Gravidarum?

Penyebab terjadinya hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi terjadinya hiperemesis gravidarum. Kepekaan dari pusat muntah di otak yang berbeda-beda pada setiap orang adalah salah satu faktor penyebabnya. Pasokan lemak jenuh yang berlebih juga bisa menjadi faktor penyebab, begitu pula faktor hormon, kekurangan vitamin B, infeksi Haemophylus pylori, alergi pada ibu, adanya perubahan metabolik selama hamil, kelebihan asam dalam lambung, meningkatnya kepekaan indera penciuman selama hamil, dan daya tahan tubuh ibu yang menurun. Kadang-kadang faktor stress psikologis/kejiwaan juga berperan, seperti kekhawatiran berlebihan terhadap proses kehamilan dan melahirkan, merasa belum siap menjadi seorang ibu, dan lain-lain.

Hiperemesis gravidarum lebih sering terjadi pada primigravida (wanita yang baru pertama kali hamil), ibu yang usianya masih muda, ibu yang kegemukan, ibu yang mengandung lebih dari satu janin (kehamilan ganda/kembar), dan ibu yang mengalami kondisi yang sama (hiperemesis) di kehamilan sebelumnya.

Berbahayakah Jika Ibu Terus Menerus Mmual dan Muntah?

Mual dan muntah yang terus-menerus akan menyebabkan terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan) dan kekurangan kadar mineral dalam tubuh karena banyak cairan tubuh keluar lewat muntahan. Di samping itu, hiperemesis juga bisa mengakibatkan rusaknya organ hati dan robeknya selaput lendir kerongkongan dan lambung (sindrom Mallory-Weiss) sehingga terjadi perdarahan di saluran cerna.

Jika tidak dirawat dan mendapat penanganan yang memadai, hiperemesis bisa menjurus pada kekurangan gizi dan dapat membahayakan ibu serta janin yang dikandungnya.

Apa Tanda/Gejala Seorang Ibu Mengalami Hiperemesis?

Gejala hiperemesis antara lain mual dan muntah di awal kehamilan yang terjadi terlalu sering dan parah (bisa sama sekali tidak bisa makan/minum) dan bertahan lebih lama (bahkan kadang terjadi selama sembilan bulan penuh). Gejala lain termasuk buang air kecil berwarna kuning tua (pekat) sebagai salah satu tanda dehidrasi (kekurangan cairan) akibat banyaknya cairan yang keluar lewat muntahan. Ibu hamil yang mengalami hiperemesis juga dapat mengalami penurunan berat badan lebih dari lima persen dari berat badan semula.

Bagaimana Cara Mencegah Atau Meringankan Gejala Mual?

Ada beberapa hal yang insyaAllah bisa mencegah mual atau paling tidak dapat meringankan gejala mual, antara lain:

  • Ibu hamil hendaknya pasrah dan menyerahkan semua urusan pada Allah sehingga tidak perlu khawatir atau takut yang berlebihan dalam menghadapi proses kehamilan dan persalinan.
  • Memperbanyak dzikir dan do’a yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah selama hamil karena salah satu khasiatnya dapat menenangkan hati dan menjadi obat bagi jiwa dan raga.
  • Hendaknya orang-orang terdekat dapat memberi dukungan dan menenangkan ibu hamil yang mengalami ketegangan saat melalui masa-masa kehamilannya.
  • Makan makanan yang banyak mengandung protein dan karbohidrat kompleks, keduanya dapat memerangi mual.
  • Makan sedikit-sedikit, tetapi sering. Makanlah makanan selingan seperti biskuit atau roti kering dengan teh hangat saat bangun pagi dan sebelum tidur.
  • Hindari mengkonsumsi tembakau (merokok), alkohol, kafein, minuman berkarbonasi (soda), makanan berminyak, berlemak dan berbau menyengat. Sebaiknya makanan dimakan dalam kondisi hangat.
  • Hindari pemandangan, bau, dan rasa makanan yang membuat Anda mual.
  • Menurut pengalaman, makan pisang diantara waktu makan (sebagai makanan selingan) dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap tinggi sehingga dapat mencegah mual pada ibu hamil.
  • Perbanyak minum air putih diantara waktu makan.
  • Konsumsi suplemen/vitamin tambahan khusus untuk ibu hamil. Kandungan vitamin B6 dapat membantu meredakan mual pada beberapa ibu hamil.
  • Istirahat yang cukup dan berkualitas.
  • Bangun pagi secara perlahan-lahan. Jangan langsung turun dari tempat tidur dengan tergesa-gesa, karena hal tersebut dapat memperparah mual.
  • Usahakan buang air besar teratur. Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk memperlancar buang air besar.
  • Sikatlah gigi dengan pasta gigi yang rasa dan aromanya tidak menambah mual atau berkumur setiap selesai makan dan muntah. Selain menyegarkan mulut dan mengurangi mual, kebiasaan ini juga dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Hiperemesis Terjadi?

Jika pencegahan tidak berhasil dan ibu hamil ditakdirkan mengalami hiperemesis maka segera bawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Pada kasus yang ringan, ibu hamil bisa berobat jalan dan tidak perlu dirawat inap. Sedangkan pada kasus yang berat, biasanya ibu hamil akan dianjurkan untuk dirawat inap dalam rangka memulihkan kondisinya akibat hiperemesis. Pada prinsipnya, ibu hamil akan mendapatkan tambahan cairan lewat infus dan obat-obatan jika diperlukan. Disamping itu, diberikan pula terapi psikologis (kejiwaan) supaya ibu dapat mengatasi kecemasan yang berlebihan dalam menghadapi kehamilannya.

Penutup

Kehamilan yang ditunggu-tunggu terkadang dapat mengalami gangguan. Salah satunya adalah ketika ibu hamil mengalami mual dan muntah berlebihan. Perbanyak membaca buku tentang kehamilan dan persalinan untuk menambah pengetahuan sehingga dapat memahami bahwa kehamilan dan persalinan adalah proses alamiah dan tidak perlu dirisaukan secara berlebihan. Jangan lupa untuk berdo’a supaya senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi masa kehamilan sampai dengan melahirkan.

Penulis: dr. Avie Andriyani (dimuat di majalah As Sunnah edisi 09/XII/1429H/2008M)

Sumber:

  1. Heidi Murkoff et all, Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan, Penerbit Arcan.
  2. Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1, Media Aesculapius.

@2010, Artikel http://ummushofiyya.wordpress.com

About these ads

15 Tanggapan to "Mual dan Muntah Saat Hamil"

Saya 22 th, baru menikah dan sedang hamil.
Saya mengalami muntah yang hebat, setiap bangun tidur, makan, siang, atau malam,,,,, dalam 1 hari bisa lebih dari 5 kali saya muntah. Makanan apa pun yang saya makan pasti akan keluar.
Ini adalah kehamilan pertama saya, sangat menggangu dan membuat tubuh lemas, dan kepala pusing. Terkadang nyeri. Saya merasakan penciuman menjadi lebih sensitif. Selain itu saya juga sering sariawan,
Obat anti mual, dan vitamin sudah di berikan dokter kpda saya. Tapi saya merasa vitamin malah membuat saya semakin muntah.
Bagaimana ini dokter, perut saya sampai sakit krana muntah berlebihan ini. ulu hati terasa mengkal dan sering bersendawa.
Trimakasih dr atas kesempatannya harap di balas, wasalam

Sebenarnya mual dan muntah ketika hamil itu biasa, keluhan akan membaik seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Ada beberapa tips pada artikel ana yang bisa anti pilih untuk mengurangi mual dan muntah. Pada beberapa bumil, kadang meminum suplemen bisa menambah mual, leh karenanya konsultasikan dengan dokter Sp.OG anti agar dipilihkan suplemen yang tidak amis/berbau menyengat. Jika muntah yang anti alami sangat mengganggu, anti bisa sampaikan pada dokter Sp.OG anti supaya mempertimbangkan pemberian obat anti-mual yang aman untuk bumil.

assalamu’alaikum dokter…..
saya hamil baru sekitar 1 bulan,tapi sering muntah cairan hitam yang cukup banyak. Setiap kali muntah, pasti dada saya terasa sangat panas sampai tenggorokan. Saya beri minum air gula, pasti selalu keluar lagi dalam bentuk cairan hitam dan rasanya sangat pahit. Kalau boleh tau, cairan hitam itu apa dok dan bagaimana cara mengatasinya???
Saya sampai tidak bisa tidur karena muntah hitam ini sangat mengganggu tubuh dan waku istirahat saya…
Mohon bimbingannya dan terima kasih sebelumnya…

Wa’alaikumussalam warahmatullah,

Mual pada awal kehamilan adalah hal yang wajar selama tidak berlebihan. Terkadang juga disertai refluks, seperti ada cairan naik dari lambung ke kerongkorongan dan mulut sehingga terasa panas di dada. Warna muntahan biasanya tergantung dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Mungkin anti mengonsumsi teh/kopi atau yang lain, sehingga muntahan berwarna hitam. Jika tidak, maka perlu diwaspadai adanya perdarahan lambung. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Assalamu’alaikum wr..wb…

Saat ini saya sedang hamil 2 bulan untuk anak yang ketiga. Yang saya tanyakan, pada saat hamil sebelumnya saya tidak merasakan mual dan muntah yang berlebih seperi saat sekarang ini. Yang saya ketahui biasanya mual dan muntah yang berlebih ini dialami oleh kehamilan pertama. Jika pada saat kehamilan berat badan saya tidak bertambah, malah jika akan menurun, bagaimana nanti efek dari masa persalinan saya (untuk kondisi saya dan si baby). Sekedar info, saat ini bb saya adalah 37 kg. Dan pada saat kehamilan pertama dan kedua juga sama bb saya pada awalnya 37 kg dan saat melahirkan menjadi 42 kg. Dan anak saya yang pertama 4,4 kg dan yang kedua 3,4 kg dan alhamdulillah semuanya sehat. Mohon sarannya. Terimakasih.

#Dini Rochmah
wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Kondisi kehamilam memang berbeda-beda, kadang ada pada kehamilan pertama tidak ada masalah, tapi pada kehamilan berikutnya bermasalah, atau sebaliknya. Hiperemesis bisa terjadi pada kehamilan ke berapapun, tidak mutlak terjadi pada kehamilan pertama saja. Anti tidak perlu khawatir pada penambahan BB belum Nampak pada kehamilan awal, karena memang biasanya pada trimester pertama, ibu mengalami mual dan muntah, sehingga asupan makanan sedikit. Seiring bertambahnya usia kehamilan, BB akan terus meningkat.

Apakah ketika hamil cukup mengkonsumsi vitami dari dokter atau harus ditambah susu ibu hamil? Saya ga kuat minum susu ibu hamil karena bau besinya menyengat apa pun mereknya. Eh tapi setelah melahirkan saya tidak mencium bau besi lagi. Jazakillah khairan

Sebenarnya susu khusus ibu hamil memiliki komposisi yang tidak jauh berbeda dari susu biasa, namun biasanya ada penambahan beberapa zat gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan janinnya, seperti tinggi asam folat, tinggi kalsium, rendah lemak, tinggi zat besi dan lain-lain. Meski bermanfaat, tidak ada keharusan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi susu khusus ibu hamil. Bahkan, susu semacam ini tidak dibutuhkan selama pola makan dik Mutia terjaga dan bisa memenuhi kebutuhan gizi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Jika kondisi ibu hamil tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan gizi baik secara kualitas maupun kuantitas, adakalanya diperlukan tambahan berupa suplemen. Apalagi biasanya ibu hamil mengalami mual, muntah, dan tidak nafsu makan (terutama pada 3 bulan pertama kehamilannya). Tetap disarankan mengonsumsi suplemen ibu hamil karena seringkali kebutuhan beberapa zat (vitamin atau mineral) sulit terpenuhi hanya dari makanan yang dikonsumsi, apalagi suplemen relatif lebih terjangkau daripada susu ibu hamil.

Assalamualaikum wr wb ini kehamilan saya yg pertama berumur 10minggu,saya mau nanya setiap pagi saya merasakan mual dan muntah tp cairan yg keluar itu berwarna kuning dan pahit dan kdg juga brcmpr darah.itu knp ya dok.apakah mempengaruhi janin yg saya kandung?

# Eri
Wa’alaikumussalam. Kemungkinan cairan tersebut adalah cairan lambung, terlebih lagi jika memang tidak ada makanan atau minuman yang masuk (karena tidak nafsu makan). Jika mual-muntah berlebihan sampai terjadi dehidrasi dan lemas karena tidak ada nutrisi yang masuk, maka tentu bisa membahayakan janin.

assalamualaikum dok,saya ibu hamil usia 23 untuk kehamilan pertama usia kandungan jalan 3 bulan dok,,dari awal kehamilan saya mengalami mual muntah dengan frekuensi yang cukup sering,terkadang pagi hari dan sepulang bekerja,saya muntah dengan mengeluarkan busa dan cairan kuning yang pahit,kerabat bilang itu adalah asam lambung,karena asuapan makanan saya pun kurang,,apa yang saya makan,apa yang saya hirup,dengan hanya membayangkan makanan yang berlemak saja saya bisa mual bahkan muntah,mohon solusinya dok,terimakasih atas atensinya,,

Assalamualikum dok, saya sedang hamil anak ke 2 dengan usia kandungan 5 bulan, dari bulan ke 2 saya sudah mengalami muntah2, setelah lebaran idul fitri berkurang, namun belakangan ini saya muntah-muntah lagi, namun yang dimuntahkan adalah air bercampur dengan darah, jadi warnanya merah pekat, dan saat batuk pun ada reak yang bercampur darah walau jumlahnya tidaklah banyak hanya sedikt. Saya pernah sakit maag, tapi sudah lama sekali tidak pernah kambuh dok, dan kalau mau muntah rasanya seperti ada gas yang naik ke tenggorokan dan panas di tenggorokan (seperti panas dalam), mohon sarannya. terima kasih

istri saya hamil yang ke3 ini saat ini sudah masuk bulan ke 3 kehamilan, pada usia kehamilan masuk bulan ke 2 sudah masuk RS 2 kali karena apapun makanan gak ada yang masuk. saat ini mualnya juga terus2an …. yang sering setiap hari badan lemas dan kepala pusing. tenggorokan pahit terus dan keluar lendir terus? apa yang harus dilakukan dok?

assalamualaikum………kalo saya tiap muntah slalu bercampur darah kerongkongan dan dada pun terasa panas trus gimana donk solusinya????…

Salam kenal dokter
saya sedang hamil udah jalan empat bulan,saya mengalami mual muntah yang parah dari yang berwarna kuning..cokelat tua bahkan darah,saya sangat menderita dokter dan stres takut apakah ini penyakit atau apa ? Tolong dokter……..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bedah Buku

Panduan Kesehatan Wanita
Flower_book

Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

Ikon ASI

Daftar Artikel

RSS Bahasa Arab Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: