Muslimah dan Kesehatan

Tentang Siwak

Posted on: 10/02/2017

Beberapa kali dapet oleh-oleh umrah atau haji berupa siwak tapi masih disimpen dan belum sempet ngajarin cara makenya ke anak-anak. Kebetulan anak pertama udah dapet pelajaran hadits kisah tentang orang yang mengejek siwak jadi makin pengen tau tentang siwak. 

Awalnya anak-anak bingung pas buka kemasan siwak karena tekstur siwak yang bener-bener “kayu”  dan lumayan keras. Lalu kita sama-sama rendam dulu siwak ini di air semalaman. Keesokan hari siwaknya sudah lunak dan siap dipakai. 
Ini penampakan siwak sebelum dan sesudah di rendam air semalaman :

Sebelum dipake, kulit ujung  siwak yang sudah lunak dikupas dulu pake cutter atau pisau  baru kemudian ujungnya digigit-gigit sampe bentuknya mirip bulu sikat gigi. Kalau diperhatikan, siwak yang dikemas itu sebenarnya sudah ada tanda garis-garis gitu seperti dikerat pake pisau. Mungkin untuk memudahkan kita mengupas kulitnya. Hanya  saja setelah direndam kok garis-garisnya jadi ga kentara lagi. 
Ini penampakan garis-garis keratan di siwak :

Dan ini gambar ujung siwak setelah digigit-gigit. Mirip bulu sikat gigi :

Cara pakainya biasa aja sih seperti sikat gigi pada umumnya. Langsung digosokin ke gigi dan lidah tanpa pasta gigi karena kandungannya insyaAllah gak kalah dengan yang terkandung di pasta gigi. 

Siwak bisa dipake sampe bulunya rusak trus nanti dipotong aja dan pake bagian bawahnya. Begitu seterusnya sampe habis. 

Selamat bersiwak ..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buku Karyaku yang Pertama

Panduan Kesehatan Wanita
Flower_book

Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

Ikon ASI

Daftar Artikel

%d blogger menyukai ini: