Muslimah dan Kesehatan

Yang Muda Yang Berpuasa

Posted on: 29/05/2017

​Sebuah tulisan untuk para remaja.. 


Malas-malasan? Ngantuk? Loyo? 

Puasa bukan alasan untuk tidur berlebihan atau bermalas-malasan. Mungkin ada yang salah dengan manajemen waktumu, atau mungkin mindset (cara berpikir) kamu yang perlu disetel ulang. Ya, puasa Ramadhan itu kewajiban, tapi tetap semangat dan produktif ketika puasa itu pilihan. Tentunya kamu yang mengaku remaja muslim akan berlomba-lomba mengisi bulan suci ini dengan kegiatan yang bermanfaat. Bahkan semua kegiatan yang tidak melanggar batasan syar’i bisa bernilai di sisi Allah jika diniatkan untuk ibadah. So, tunggu apa lagi?

Tidurnya Orang Puasa itu ibadah?

Beberapa orang memilih untuk banyak melewatkan waktu di bulan puasa dengan memperbanyak tidur. Alasannya karena menganggap tidurnya orang sholat itu ibadah, untuk menghalau rasa lapar, dan lain-lain. Sebagaimana para ulama biasa menjelaskan suatu kaedah bahwa setiap amalan yang statusnya mubah (seperti makan, tidur) bisa mendapatkan pahala dan bernilai ibadah apabila diniatkan untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala. Intinya, semuanya adalah tergantung niat. Jika niat tidurnya hanya malas-malasan sehingga tidurnya bisa seharian dari pagi hingga sore, maka tidur seperti ini adalah tidur yang sia-sia. Namun jika tidurnya adalah tidur dengan niat agar kuat dalam melakukan shalat malam dan kuat melakukan amalan lainnya, tidur seperti inilah yang bernilai ibadah

Mengapa Mengantuk?

Ada beberapa hal yang menyebabkan rasa kantuk sering menyerang orang yang berpuasa. Diantaranya :

  • Tidur terlalu larut untuk melakukan hal yang sia-sia.
  • Terlalu banyak tidur sehingga justru terasa lemas berkepanjangan.
  • Makan sahur berlebihan.
  • Kurangnya aktivitas dan banyaknya waktu luang.
  • Kekurangan zat besi (Fe)

Usir Kantuk, Halau Rasa Galau, Buang rasa Malas

Agar kartun, galau,  dan rasa malas tidak berkelanjutan sehingga mengganggu kualitas ibadah, ada baiknya diterapkan beberapa tips berikut ini :

  • Luruskan niat karena Allah. Dengan niat yang lurus maka semangat akan menggebu. Rasa kantuk dan malas akan terkalahkan ketika kita ingat balasan dan pahala yang dijanjikan Allah subhanahu wa ta’ala
  • Banyak berdzikir dan berdo’a.
  • Tidak memperturutkan hawa nafsu dan panjang angan-angan.
  • Persiapkan ilmu dan fisik menjelang Ramadhan. Buka kembali buku-buku yang membahas tentang bulan Ramadhan, hal ini akan makin memantapkan ibadah. Selain ilmu, siapkan fisikmu juga. Lakukan olah raga ringan dan jaga pola makanmu. Kamu tentu tidak ingin melewatkan Ramadhan dalam kondisi sakit kan?
  • Susun jadwalmu selama bulan Ramadhan. Kesuksesan biasanya lebih mudah terwujud dengan perencanaan yang matang. Hal ini tentu disesuaikan dengan jadwal belajar dan liburanmu. Jangan sampai terlalu banyak waktu luang yang terbuang percuma.

Pentingnya Istiqamah

Terlalu bersemangat di awal tentu akan berdampak kurang baik. Atur ritme kegiatanmu supaya ibadahmu lebih istiqamah. Jangan memaksakan diri dan kemudian “tumbang” di hari-hari berikutnya. Berkumpullah dengan teman-teman yang bisa memberikan pengaruh baik dan saling memberikan semangat. Selamat Berpuasa.. 

(dr. Avie Andriyani) 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buku Karyaku yang Pertama

Panduan Kesehatan Wanita
Flower_book

Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

Ikon ASI

Daftar Artikel

%d blogger menyukai ini: