Muslimah dan Kesehatan

Perpaduan burjo dan roti tawar yang yummy banget.. Enak dimakan pas sarapan atau sekedar buat makanan selingan. Cara bikinnya juga gampang banget, simak yuk.. 

Bahan

  • Seperempat kg kacang hijau, cuci lalu rendam dalam air semalaman
  • 150 gram gula aren atau gula jawa 
  • 4 sendok makan gula pasir 
  • 2 liter air
  • Santan dari setengah butir kelapa
  • 3 helai daun pandan
  • Garam secukupnya 
  • Satu ruas jari jahe, geprek

Cara membuat :

  • Rebus kacang hijau, pandan, dan jahe
  • Masukkan gula jawa, gula pasir, dan garam
  • Masukkan santan, aduk-aduk sampai mendidih. 
  • Sajikan hangat dengan roti tawar dan susu kental manis coklat

Hmmm… Yummy.. 

Hati-hati ..

Gorengan yang satu ini bener-bener bikin ketagihan .. 

Langsung aja.. 

Bahan :

  • Kulit lumpia
  • 1 buah tahu putih besar, haluskan
  • Udang seperempat kilogram, ambil dagingnya saja
  • Daun bawang secukupnya, iris halus
  • 1 buah wortel, parut atau iris kecil-kecil
  • 2 butir telur ayam, kocok

Bumbu halus

  • 5 butir bawang, haluskan
  • Merica bubuk secukupnya
  • Garam dan gula secukupnya 

Cara memasak :

  • Campur semua bahan dan bumbu jadi satu lalu tumis sebentar dengan margarin. 
  • Setelah bahan isian dingin, isi kulit lumpia dengan bahan isian secukupnya, lalu gulung. 
  • Goreng hingga kuning keemasan 
  • Hidangkan dengan cabe rawit 
  • Tips : Rekatkan gulungan lumpia dengan larutan air+maizena supaya tidak pecah berantakan ketika di goreng. 

Selamat mencoba.. 

Lebaran kemaren aku sama anak-anak bikin amplop lebaran sendiri. Cara bikinnya mudah, mengandalkan dari amplop yg dijual di toko. Jadi bongkar dulu amplop lebaran yang sudah kita beli, trus jiplak di kertas kado. Gunting lalu rekatkan sesuai pola. Jadi deeeeh.. 

Selain bermanfaat dan lebih hemat, kegiatan bikin amplop lebaran sendiri ini bisa mengisi waktu luang anak-anak selama puasa atau liburan. 

Selamat mencoba.. 

Camilan sejak zaman dahoeloe kala.. Rasanya gurih, kental, dan manis. Ga tau kenapa dikasih nama “ande-ande lumut”. Ini nama yg aku tahu sejak kecil, ga tau deh kalo versi daerah lain, mungkin beda lagi namanya. 

Simak resepnya yuuuk :

Bahan

  • 1 kilogram singkong, kupas lalu potong kotak kecil-kecil, rendam air untuk menghilangkan getah dan tanah yang masih nempel. 
  • Santan secukupnya (bisa dari setengah butir kelapa, bisa juga 2 bungkus kara santan ukuran kecil) 
  • Gula pasir 3 sendok makan
  • Garam secukupnya 
  • Air secukupnya 
  • Daun pandan
  • Tepung tapioka 1 sendok makan, larutkan dalam setengah gelas air (boleh diskip klo ga suka terlalu kental) 

Cara memasak :

  • Rebus singkong  sampai empuk
  • Masukkan garam, gula, daun pandan
  • Masukkan santan
  • Masukkan larutan tepung tapioka 
  • Koreksi rasa dan siap dihidangkan 

Ketika kita tertimpa musibah atau masalah, seringkali kita dihibur oleh orang lain dengan kata-kata “yang sabar ya”. Mungkin ada di antara kita yang berpikir kenapa sih nasihatnya harus sabar? Apa tidak ada solusi lain? 

Bagi seorang muslim.. 

Sabar itu bukti tingginya keimanan dan tawakal 

Sabar itu akan meninggikan derajat

Sabar itu akan diberikan ganjaran (pahala) tanpa batas

Dan.. 

Sabar itu SOLUSI 

Aslinya sih namanya roti sobek, tapi karena nyobeknya gak cuma sekali, kayaknya lebih pas kalo dikasih nama roti sobek-sobek. Whatever lah.. Langsung aja simak resepnya ya.. 

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu 
  • 4 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh fermipan
  • 150 ml air hangat
  • 1 sachet susu bubuk /27 gram (me : dancow putih)
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan margarin
  • Sejumput garam

Cara membuat :

  • Masukkan 2 sendok makan gula pasir dan 1 sendok teh fermipan ke dalam 150ml air hangat. Tunggu hingga berbusa (kurang lebih 15-30 menit). 
  • Campurkan tepung terigu, susu bubuk, 2 sendok makan gula pasir, dan 1 butir kuning telur. 
  • Kemudian masukkan air berisi  fermipan yang sudah berbusa sedikit demi sedikit ke dalam adonan tepung. 
  • Tambahkan margarin dan sedikit garam lalu uleni hingga kalis.  
  • Diamkan 1 jam dalam wadah yang ditutup lap /serbet basah. 
  • Setelah mengembang, bagi menjadi 9 bagian lalu isi dengan selai, coklat, atau isian lain sesuai selera. Bulatkan dan tata dalam loyang. Diamkan lagi setengah jam dengan ditutup lap basah. 
  • Jika sudah mengembang, oles permukaannya dengan kuning telur dan taburi wijen/ coklat Meises/ parutan keju sesuai selera. 
  • Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama kurang lebih 25 menit. 
  • Angkat jika permukaannya sudah nampak kecoklatan. 

Selamat mencoba.. 

Sekali-sekali pengen bikin menu ala Jepang yang praktis dan gampang banget bikinnya.. 

Bahan :

  • Setengah kilogram dada ayam (dipotong kotak seperti fillet) 
  • 1 butir bawang bombay, iris tipis
  • 5 butir bawang putih, geprek
  • 2 sachet saos teriyaki (me : saori) 
  • 2 sendok makan kecap manis
  • Biji wijen untuk taburan
  • Margarin untuk menumis
  • Garam secukupnya 

Cara memasak :

  • Lumuri ayam dengan saos teriyaki dan kecap manis, masukkan dalam kulkas dan diamkan hingga bumbunya meresap (30menitan).
  • Tumis irisan bawang bombay dan bawang putih geprek dengan margarin sampai layu. 
  • Masukkan ayam yang sudah dilumuri saos teriyaki dan kecap, lalu tambahkan air secukupnya hingga ayam terendam. 
  • Tunggu hingga airnya susut dan kuahnya mengental. Tambahkan garam secukupnya. 
  • Sajikan dengan taburan biji wijen. 

Ini foto step by stepnya :

Selamat mencoba.. 

Berhubung penasaran banget sama puding kaca mawar yang dijual di stan takjil ketika Ramadhan, aku dan anak-anak bikin puding kaca versi cetakan agar yang ada di rumah. Cara bikinnya gampang kok.. 

Bahan : 

  • Nutrijel agar rasa strawberry (pink) 
  • Nutrijel agar coklat
  • Nutrijel jelly rasa lechi (bening) 

Cara membuat :

  • Masak nutrijel agar coklat trus dimasukkan ke cetakan bentuk gelas sampe memenuhi seperempat bagian gelas. Tunggu sampe mengeras. 
  • Masak Nutrijel agar strawberry dan masukkan ke cetakan apa aja (aku pake cetakan bentuk mobil, binatang, dan lain2). Tunggu sampe mengeras. 
  • Masukkan Nutrijel agar strawberry aneka bentuk ke dalam gelas yang sudah diisi Nutrijel agar coklat. 
  • Masak Nutrijel jelly rasa lechi, lalu masukkan ke dalam gelas hingga menutup seluruh permukaan Nutrijel agar strawberry. Tunggu sampe mengeras. Masukkan ke dalam kulkas. Lebih nikmat dinikmati dalam kondisi dingin. Yummy.. 

    Selamat mencoba ya.. 

    Menjelang hari raya Idul Fitri, banyak orang sudah bersiap-siap hendak pulang ke kampung halaman atau yang sering diistilahkan dengan “mudik”.  Tentunya perlu persiapan yang matang supaya mudik berjalan lancar. Persiapan fisik merupakan salah satu faktor yang mendukung kelancaran dalam melakukan perjalanan. Apalagi, jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh sehingga menguras tenaga. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai kiat-kiat yang bisa dilakukan sebagai ikhtiar supaya mudik berjalan lancar.

    PERSIAPAN FISIK MENJELANG MUDIK
    Berikut ini adalah beberapa persiapan fisik yang bisa dilakukan supaya badan sehat dan fit ketika mudik :

    Tidur dan istirahat cukup

    Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya tidur dulu selama 6-8 jam. Tidur cukup sangat diperlukan untuk menghimpun tenaga supaya tidak lemas selama dalam perjalanan. Terlebih lagi jika kita berperan sebagai orang yang mengemudikan kendaraan, maka tidur cukup sebelum mengemudi merupakan hal yang sangat penting. Istirahat sangat penting bagi pengemudi atau supir, karena terkait dengan konsentrasi selama mengemudi. Salah satu faktor yang turut menyumbang banyaknya kasus kecelakaan adalah karena pengemudi atau supir dalam keadaan mengantuk. Untuk itu, jangan sepelekan istirahat, karena tubuh bisa segar kembali dengan mengistirahatkan tubuh kita barang sejenak. 

    Jika kita tidak berperan sebagai pengemudi, kita bisa memanfaatkan waktu dengan tidur selama dalam perjalanan. Perhatikan posisi tidur kita supaya tidak mengalami kesemutan karena salah posisi tidur. Hindari posisi tidur dengan meletakkan tangan di belakang kepala atau tertidur sambil duduk dengan posisi ketiak di sandaran kursi. Selain itu, hindari duduk di kursi dengan menyilangkan kaki terlalu lama.

    Makan terlebih dahulu

    Perjalanan mudik biasanya dilakukan ketika bulan Ramadhan, dimana umat muslim sedang berpuasa. Jika kita memilih untuk tetap berpuasa, maka hendaknya mempersiapkan diri dengan makan sahur dalam jumlah cukup. Makanan yang dipilih hendaknya makanan yang mengandung karbohidrat dan protein tinggi, karena merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Selain itu, jangan lupa mengonsumsi sayur dan buah karena sangat baik untuk pencernaan. 
    Perut kembung merupakan salah satu keluhan yang banyak dijumpai ketika melakukan perjalanan. Perut kembung dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga mengganggu perjalanan mudik. Sebelum melakukan perjalanan, hendaknya kita tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya kembung, seperti  buncis, kubis, sawi putih, brokoli, bawang, dan telur. Selain itu, salah satu cara mencegah supaya tidak terjadi kembung adalah dengan mengunyah makanan dengan seksama untuk memudahkan proses pencernaan, sehingga tidak terjadi pembentukan gas akibat proses fermentasi. Dianjurkan untuk meminum secangkir teh jahe setelah makan. Teh jahe sangat baik untuk merangsang proses pencernaan makanan, sehingga makanan tidak terlalu lama berada di dalam usus kecil yang bisa memicu terbentuknya gas. 

    Konsumsi suplemen

    Dibutuhkan kondisi kesehatan prima untuk menempuh perjalanan jauh yang melelahkan. Untuk itu, selain makan makanan yang bergizi, dianjurkan pula untuk mengonsumsi suplemen sebagai tambahan. Suplemen dari bahan alami seperti madu bisa menjadi pilihan. Hindari suplemen yang mengandung kafein karena hanya akan memberi kesegaran badan sesaat saja. Suplemen hanya bersifat sebagai tambahan, oleh karena itu jangan lupakan untuk mengonsumsi makanan bervitamin, seperti sayur dan buah.

    Bawa bekal secukupnya

    Untuk menunjang kelancaran mudik, persiapan bekal makanan dan minuman sangatlah penting. Apalagi jika jarak yang ditempuh cukup jauh dan memakan waktu lama. Dengan membawa bekal makanan sendiri, kita tidak perlu lagi membeli makanan atau minuman di jalan. Selain lebih bersih dan sehat, bekal makanan dari rumah jelas sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan selera kita masing-masing. Bawalah buah sebagai pelengkap bekal perjalanan kita, hendaknya memilih buah yang mudah dikonsumsi dan tidak perlu pisau untuk mengupasnya, seperti jeruk, apel, pisang, dan lain-lain. Hindari membawa makanan yang mudah rusak/basi supaya tidak mengalami keracunan makanan. Jangan lupa untuk membawa air dalam jumlah yang cukup, karena cairan sangat penting untuk menghindari terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan). 

    Sebaiknya membawa bekal secukupnya saja supaya barang bawaan kita tidak terlalu banyak sehingga membuat perjalanan menjadi tidak nyaman. Jika kita menggunakan kendaraan umum, hindari menerima tawaran makanan dari orang asing. Hal ini mengingat maraknya kejahatan perampokan dengan pembiusan yang bermotif menawarkan makanan atau minuman pada para pemudik. 

    Bawa obat-obatan yang diperlukan

    Bawa kotak P3K dan obat-obatan yang sekiranya diperlukan selama di perjalanan. Bagi penderita penyakit tertentu, seperti kencing manis misalnya, hendaknya mempersiapkan apa saja yang harus dibawa ketika perjalanan terkait dengan penyakitnya seperti kartu identitas diabetes, obat-obat yang biasa dikonsumsi, dan alat cek gula darah (glukometer dan stripnya). Begitu juga bagi penderita penyakit lainnya yang membutuhkan persiapan secara khusus supaya tidak mengalami kendala selama perjalanan.

    SUPAYA TERHINDAR DARI MABUK PERJALANAN

    Ada sebagian orang yang sering mengalami mabuk perjalanan atau istilah kedokterannya motion sickness saat berada di atas kendaraan. Tentunya kita tidak ingin mengalami mabuk perjalanan karena sangat mengganggu kenyamanan dalam melakukan perjalanan. Gejala yang muncul ketika mabuk perjalanan, seperti mual, muntah, pusing, perasaan sebah di perut, dan berbagai macam rasa yang membuat badan menjadi tidak nyaman. 
    Mabuk perjalanan terjadi karena beberapa orang tertentu mempunyai kepekaan berlebihan terhadap gerakan-gerakan tertentu sehingga mengaktifkan sistem vestibularis (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam) dan menyebabkan gejala pusing dan mual. Berikut ini, beberapa kiat supaya terhindar dari mabuk perjalanan :

    • Pilihlah tempat duduk yang dekat dengan jendela supaya lebih mudah mendapatkan udara segar. Duduklah dengan santai (tidak terlalu tegak), dan usahakan posisi kepala tidak bergoyang-goyang. Persiapkan diri ketika kendaraan membelok ke kanan atau ke kiri agar tubuh tidak terkejut.
    • Selama perjalanan, pusatkan perhatian jauh ke depan ke arah pemandangan atau benda yang tidak bergerak. Jangan menengok ke kanan dan ke kiri untuk melihat jalan karena akan memicu terjadinya mabuk perjalanan.
    • Hendaknya perut dalam kondisi terisi makanan sebelum melakukan perjalanan. Perut kosong akan memicu pengeluaran asam lambung berlebih dan mengakibatkan perut terasa perih dan mual. Makan secukupnya dan jangan sampai makan berlebihan karena justru bisa memicu terjadinya muntah.
    • Jika keluhan sangat mengganggu, kita bisa juga mengoleskan minyak kayu putih dan mengonsumsi obat anti mabuk perjalanan. Minum air seduhan jahe juga terbukti dapat mencegah sekaligus mengurangi gejala mabuk perjalanan.

    JANGAN LUPA BERDOA

    Sebagai umat muslim yang baik, kita hendaknya tidak melupakan doa safar. Salah satu tata cara bepergian yang diajarkan Islam (dari sekian banyak adabnya) yaitu seseorang mengawali perjalanannya dengan membaca doa safar. Pada doa safar terdapat banyak manfaat yang sangat besar bagi seorang muslim yang sedang menempuh perjalanan jauh. Sebab, mencakup permohonan akan kemaslahatan (kebaikan) bagi agama dan kebaikan dunia, harapan memperoleh hal-hal yang disukai, dan terhindar dari hal-hal yang dibenci. Selain itu, juga berisi ungkapan syukur seorang hamba atas nikmat dan anugerah-Nya serta aktivitas safar yang penuh dengan amal ketaatan. Demikianlah penjelasan tentang kiat-kiat dalam menjaga kondisi tubuh supaya sehat dan fit dalam melakukan aktivitas mudik. Semoga perjalanan mudik Anda menyenangkan dan penuh barakah. Selamat hari raya idul fitri, taqabbalallahu minna wa minkum (dr. Avie Andriyani

    Pengen bikin pepes tapi yang ga ribet makannya, maka pilihan jatuh ke “Pepes Ayam”. Sebenernya yang paling pas dibikin pepes itu ikan mas, tapi durinya itu lhooo. Ga bisa mbayangin pas sahur harus berlama-lama memilah dan memilih supaya durinya gak ikut kemakan. 

    Untuk bikin pepes ayam ini, aku pilih menumis bumbu dan ayamnya terlebih dahulu sebelum dibungkusin daun dan dikukus. Tujuannya supaya bumbu pepesnya meresap dan daging ayamnya lebih empuk. Simak resepnya yuk :

    Bahan :

    • 1 kg ayam (Sekitar 12 potong) 
    • Daun kemangi secukupnya 
    • Daun bawang secukupnya
    • Cabe rawit merah utuh
    • Air secukupnya 
    • Daun pisang dan lidi untuk membungkus

    Bumbu halus :

    • 8 butir bawang  merah
    • 6 butir bawang putih
    • 10 butir kemiri
    • 1 ruas jari kunir
    • 2 cabe merah besar 
    • Cabe rawit jika ingin pedas (aku skip) 
    • Garam dan gula secukupnya 

    Bumbu iris :

    • Laos 
    • Sereh
    • daun salam
    • Cabe merah besar 

    Cara memasak :

    • Tumis bumbu halus, masukkan ayam, kemudian tambahkan air secukupnya hingga ayam terendam. Tunggu hingga air menyusut. Sebelum diangkat, masukkan daun kemangi dan daun bawang. 
    • Tata ayam berlumur bumbu halus di daun pisang (1 bungkus kuisi 3-4 potong ayam) lalu tata bumbu iris di atasnya. Tambahkan cabe rawit utuh jika ingin pedas. Bungkus dengan menyematkan lidi atau ikat dengan tali rafia. 
    • Kukus selama kurang lebih 30 menit. 
    • Pepes ayam siap dinikmati 

    Note :

    Kalo ngerasa ribet pake bungkus daun plus lidi, bisa pake loyang kue aja. Dialasi daun pisang dulu trus atasnya ditutup daun pisang. Selain praktis, juga hemat daun pisang^^. 

    Ini penampakannya :

      Selamat mencoba.. 

      Buku Karyaku yang Pertama

      Panduan Kesehatan Wanita
      Flower_book

      Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

      Ikon ASI

      Daftar Artikel