Muslimah dan Kesehatan

Beberapa Masalah Pasca Melahirkan

Posted on: 03/07/2010

Setelah melalui masa kehamilan yang panjang dan persalinan yang berat, perjuangan seorang ibu masih belum usai. Terkadang akan muncul masalah yang terkait dengan proses persalinannya. Oleh karena itu, supaya dapat mengatasinya dengan tepat, setiap ibu perlu mengetahui masalah apa saja yang biasanya muncul dan bagaimana solusinya.

Berikut ini, beberapa masalah yang biasanya muncul setelah ibu melahirkan bayinya:

Keletihan

Jarang sekali ada ibu yang bisa terlepas dari rasa letih ini. Setelah melelui proses persalinan yang penuh perjuangan, ibu akan mengalami keletihan yang sepertinya tidak mereda dan biasanya merasa seperti tidak bertenaga. Hal ini tidak mengherankan, karena setelah melahirkan, seorang ibu dituntut untuk menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengurus bayi yang baru saja dilahirkannya. Tenaga ibu terkuras habis karena harus menyusui berkali-kali dalam sehari. Disamping itu, seringnya terbangun ketika malam hari menyebabkan ibu tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Apalagi ditambah dengan berbagai pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan, dan ada pula yang masih harus mengurus anak-anaknya yang lain. Meskipun keletihan adalah hal yang biasa terjadi, namun ibu dapat sedikit menguranginya dengan melakukan usaha sebagai berikut:

  • Pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk beristirahat, yaitu ketika bayi tertidur baik pada siang maupun malam hari.
  • Jika memungkinkan, mintalah bantuan dari orang-orang terdekat (terutama suami) untuk membantu meringankan pekerjaan.
  • Usahakan untuk makan makanan yang bergizi dan dalam jumlah yang cukup. Jika perlu, minum madu dan makan kurma, karena terbukti dapat memulihkan tenaga.
  • Minum cukup air, karena kekurangan cairan akan membuat tubuh menjadi lemas.

Kontraksi Rahim

Kontraksi rahim setelah melahirkan, yang dirasakan seperti kejang atau kram perut, merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Kontraksi ini merupakan usaha untuk mengerutkan pembuluh darah yang terbuka karena terpisahnya plasenta (ari-ari) dan kembalinya rahim ke ukuran dan lokasi seperti sebelum melahirkan. Kontraksi ini akan makin terasa ketika ibu menyusui, karena pengisapan payudara oleh bayi akan melepaskan hormon oksitosin, yaitu hormon yang dapat merangsang terjadinya kontraksi.

Mengeluarkan Darah

Kebanyakan ibu telah mengetahui bahwa dirinya akan mengeluarkan darah selama masa nifas. Namun, beberapa ibu masih saja khawatir melihat banyaknya darah, terutama ketika alirannya deras dan tiba-tiba pada saat bangun tidur pada hari-hari awal setelah melahirkan. Jangan khawatir, karena itu merupakan suatu proses yang normal terjadi.

Ibu juga tidak perlu khawatir ketika nampaknya jumlah pengeluaran darah sudah berkurang selama satu atau dua hari namun tiba-tiba mengalir lagi dengan deras. Hal tersebut biasanya terjadi karena ibu kecapekan setelah melakukan aktivitas tertentu. Oleh karena itu, ibu perlu segera beristirahat, mengingat kondisinya yang masih lemah. Untuk lebih jelasnya, bisa disimak kembali pembahasan tentang ”Nifas” di blog ini atau dilihat pada majalah As-Sunnah edisi 12/XI/1429H/2008M.

Bermasalah Saat Buang Air Kecil

Selama 24 jam setelah melahirkan, banyak ibu yang mengalami kesulitan saat buang air kecil. Beberapa ibu sama sekali tidak merasa ingin buang air kecil, beberapa ibu yang lain merasa ingin tapi tidak dapat melakukannya, dan ada pula yang bisa melakukannya tapi dengan disertai rasa nyeri dan terbakar. Kandung kemih sangat perlu untuk dikosongkan dalam waktu 6 sampai 8 jam setelah melahirkan, untuk menghindari terjadinya infeksi saluran kemih. Bagi ibu yang tidak bisa buang air kecil, ada beberapa cara yang bisa dicoba, antara lain:

  1. Jika keadaan memungkinkan, segera bangun dari tempat tidur dan berjalan-berjalan.
  2. Minum air dalam jumlah yang cukup.
  3. Ibu bisa memilih untuk duduk berendam di air hangat atau dengan mendinginkan menggunakan bungkusan es. Cara-cara tersebut dapat menimbulkan keinginan untuk buang air kecil.

Sulit Buang Air Besar

Beberapa faktor, baik fisik maupun psikologis (kejiwaan), dapat menunda kembalinya fungsi normal usus setelah melahirkan. Salah satu faktor adalah otot-otot perut yang membantu proses pembuangan telah mengalami peregangan selama kelahiran, sehingga menjadi kurang efektif dalam melakukan tugas ini. Selain itu, penyebab lainnya adalah karena usus besar mungkin mengalami trauma selama persalinan sehingga menjadi lamban dalam bekerja. Namun demikian, faktor terbesar yang menyebabkan hambatan untuk buang air besar adalah faktor psikologis seperti takut jahitan terbuka, malu, atau perasaan tertekan. Berikut ini beberapa cara untuk memperlancar proses buang air besar:

  • Hendaknya ibu menghilangkan kekhawatiran untuk buang air besar, salah satunya adalah jangan terlalu takut jika jahitan akan terbuka.
  • Makan makanan yang berserat (sayur dan buah) dan banyak minum air.
  • Jika kondisi memungkinkan, segera bangun dan berjalan-jalan
  • Usahakan untuk segera ke toilet (jangan menunda) saat merasakan dorongan untuk buang air besar.

Wasir

Wasir atau ambeyen disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang terdapat pada anus atau dubur. Keadaan ini bisa menyebabkan nyeri, gatal, panas, dan kadang berdarah. Wasir ada dua macam, yaitu wasir internal (berada di dalam) dan wasir eksternal (berada di luar). Seringkali ibu hamil mengalami wasir, terutama pada trimester (3 bulan) terakhir dari masa kehamilannya.

Pada waktu persalinan, terjadi tekanan keluar yang kuat pada anus, dan tekanan ini dapat memperparah wasir yang sudah ada atau membentuk wasir yang sebelumnya belum ada. Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak enak dan mempercepat penyembuhan wasir, yaitu:

  1. Pertahankan keteraturan buang air besar supaya tidak terjadi sembelit (susah buang air besar, biasanya karena tinja yang keras) yang akan memperparah keadaan wasir.
  2. Ibu dapat memilih untuk melakukan kompres panas atau dingin, sesuai dengan kenyamanan masing-masing. Atau bisa juga melakukan kompres panas dan dingin secara bergantian. Ada beberapa ibu yang lebih nyaman dengan duduk berendam di air hangat selama 20 menit, namun ada juga yang justru lebih suka dengan kompres dingin.
  3. Tidur atau berbaring dalam posisi miring, dan hindari posisi telentang.
  4. Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Gunakan bantalan yang empuk ketika duduk.
  5. Jika wasir sangat mengganggu dan tidak kunjung reda, periksakan ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat yang dimasukkan lewat anus.

Jalani Dengan Sabar dan Ikhlas

Mengandung dan melahirkan anak merupakan pengalaman yang menakjubkan sekaligus melelahkan bagi seorang wanita. Hendaknya seorang ibu melakukan tugasnya dengan penuh kesabaran dan ikhlas untuk mengharap keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan begitu, tugas yang berat akan terasa lebih ringan dalam menjalaninya. Terlebih lagi jika mengingat bahwa mengasuh dan mendidik anak bisa menjadi ladang pahala bagi kita. Demikian penjelasan yang berkaitan dengan kondisi ibu setelah melahirkan, semoga bermanfaat.

Penulis: dr. Avie Andriyani (dimuat di majalah As Sunnah edisi 12/Thn XIII/Rabi’ul Tsani 1431H/Maret 2010M)

Sumber:

  1. Heidi Murkoff, dkk. Buku ”Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan”. Tahun 2006. Penerbit Arcan, Jakarta.
  2. Arlene Eissenberg dkk. Buku ”Bayi pada Tahun Pertama, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan”. Tahun 1997. Penerbit Arcan, Jakarta.
  3. Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1, Media Aesculapius, Jakarta.

@2010. Artikel http://ummushofiyya.wordpress.com

About these ads

36 Tanggapan to "Beberapa Masalah Pasca Melahirkan"

nais inpo gan…

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Mba, apa saja perawatan yang harus dilakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh terutama otot perut dan organ reproduksi setelah SC agar seperti semula? Rasanya tidak nyaman tidak bisa beraktivitas seperti dulu misalnya angkat2 barang berat, kerja berat. Selain itu saya belum haid juga, apakah ini terkait dengan fungsi organ reproduksi atau karena menyusui? Kapan saya bisa beraktivitas normal lagi setelah SC? Apakah ada tips2 agar selanjutnya saya bisa melahirkan normal? Karena saya ingin sekali punya 4 atau 5 anak, biar rame^^ Tapi ya secara mental sebenarnya ketakutan juga ga bisa melahirkan normal. Kadang2 sedih mikirin bisa ga ya punya anak lagi… yang sehat dan sholih….
Duh jadi curhat panjang… Jazakillah khaira mba… Kangen mba avie…

Wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh. Sebenarnya tubuh wanita punya mekanisme tersendiri untuk memulihkan fungsinya pasca melahirkan, misalnya saja kontraksi rahim setelah bayi keluar berfungsi untuk mengembalikan bentuk dan posisi seperti sebelum melahirkan. Otot perut yang melar juga sedikit demi sedikit akan kembali normal,meskipun pada beberapa wanita tidak bisa persis seperti ketika belum melahirkan.
Tentu saja kita bisa melakukan beberapa exercise yang cukup membantu seperti senam nifas dan senam kaegel. Bahkan,menyusui merupakan aktivitas yang kelihatannya sepele, namun bisa membakar kelebihan kalori dan lemak terkait penambahan berat badan yang cukup signifikan ketika mengandung. Ketika aktivitas menyusui berlangsung, rahim juga berkontraksi untuk kembali ke bentuk dan posisi semula.
Pemulihan pasca SC memang berbeda-beda pada tiap wanita. Rata-rata sudah pulih setelah 3 bulan,tapi kebanyakan merasa tidak nyeri lagi dan bisa beraktivitas normal setelah 6 bulan.
Tak ada salahnya berlatih dengan mengerjakan pekerjaan rumah sebisanya, tentu dimulai dengan pekerjaan ringan terlebih dahulu. Anti tidak perlu khawatir, karena seseorang tetap bisa melahirkan normal meski sebelumnya SC, tentu dengan catatan bukan karena panggul sempit yang menyebabkan DKP atau Disproporsi Kepala Panggul.
Tipsnya mungkin standar saja, yaitu kontrol rutin kehamilan supaya bisa diketahui perkembangan janin dan bisa mengantisipasi jika ternyata ada masalah. Juga memperhatikan kondisi fisik dan psikis selama hamil.
Kalaupun harus SC, tak perlu berkecil hati, karena seorang ibu tetaplah ibu,tidak memandang apakah dia melahirkan normal atau SC. Pengorbanan ibu yang melahirkan SC juga tidak kalah hebatnya dengan yang melahirkan normal.
Semoga bisa mencerahkan.

Assalmualaikum Mba,

19 bulan yg lalu sy melahirkan bayi laki2 dgn berat 3.8 kg secara normal, dan seminggu kemudian saya lgsung bisa beraktifitas (melakukan pekerjaan RT) kembali. Sebulan terakhir ini saya sering dilanda panas dingin, dan sakit di bag. perut, stlh diperiksa ke dokter, ternyata rahim saya didiagnosa robek dan hrs dijahit akibat melahirkan bayi besar & dipaksa normal, tnp memberi keterangan lbh lanjut. Yg ingin sy tanyakan :
1. bila rahim sy tidak dijahit, apa efeknya dikemudian hari?
2. apakah aktifitas yg berat jg (trmsuk kerja kantor) turut mempengaruhi robeknya rahim sy tsb?
3. benarkah robeknya rahim dpt menyebabkan keguguran bila saya hamil kembali?
4. Apakah penjahitan rahim memerlukan rawat inap?
mohon penjelasannya…

Wassalmulalaikum wr. wb.

Wa’alaikumussalam warahmatullah,

Sayang sekali anti tidak menjelaskan lebih detail mengenai kondisi rahim anti yang robek, dimana letaknya dan bagaimana tingkat keparahannya. Hal ini penting, karena akan mempengaruhi penanganan/tindakan lebih lanjut. Ana sarankan anti banyak bertanya pada dokter Sp.OG anti, dan jika perlu cari second opinion mengenai diagnosis rahim robek (ruptur uteri) tersebut.

ayu
assalamualaikum..
Saya ingin bertanya..
bagaimana jika rahimnya sudah robek sepanjang 2cm atau lebih tapi tidak dijahit?

Adik ipar saya, waktu anak pertamanya usia 3,5 thn (dulu lahirnya SC), anak keduanya lahiran normal dgn vakum ringan.

Assalmualaikum Mba’,
Saya melahirkan anak ke-4 pada tanggal 31 Mei 2011. Pada hari ke 42 saya ke dokter kandungan dengan keluhan darah tidak berhenti satu hari pun dari sejak melahirkan.
Oleh USG, oleh dokter dilakukaqn penyedotan. kata dokter darah masih ada di rahim dan susah keluar karena menggumpal.
tapi hingga kini (52 hari sejak melahirkan ) darah masih tetap keluar.
Kira2 ada masalah apa ya mba’ ?
Sebelumnya makasih ya mba’….

#Shinta

Wa’alaikumussalam warahmatullah,
JIka masalahnya ada pada penggumpalan darah, dokter akan melakukan penyedotan lagi sampai bersih. Biasanya juga akan disarankan cek darah untuk mengetahui faktor penyebabnya.

6 I mydha
17/08/2011 10 : 06 am

aslkm wr wb
saya wanita 25 thn melahirkan anak laki-lak 3,2 27/7/2011 scr normal,namun setelah 1 minggu pasca melahirkan saya usg ke dokter (laki-laki), dia mengatakan saya saya terdpt kista dan hrs dioperasi,lalu saya usg kedokter (wanita) lain, dia mengatakan tidak apa2 hanya penumpukan air seni saja lalu saya dikateter air seninya diambil dan banyak sekali,kondisi saya saat ini malah sering kecing setip 1 jam sekali dan BAB agak sulit, saya jg kadang suka dingin dan panas.apa yg harus saya lakukan.

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Keadaan sering kencing adalah hal yang biasa terjadi pada wanita pasca melahirkan terutama pada minggu-minggu pertama. Hal ini berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang terkumpul selama hamil. Yang penting, gantikan cairan yang hilang tersebut dengan banyak minum, terlebih lagi karena anti sedang menyusui sehingga tidak boleh kekurangan cairan. Sulit BAB pada ibu yang melahirkam normal seringkali karena secara psikologis ada ketakutan terhadap rasa nyeri, takut jahitan lepas dan sebagainya. Untuk mengatasinya anti bisa menerapkan tips-tips yang sudah saya tulis di artikel. Untuk mengatasi perasaan panas & dingin, selalu berika ASI pada bayi,jangan sampai menumpuk di payudara

SAYA BARU MELAHIRKAN SUDAH 2 BULAN, SETELAH MELAHIRKAN BADan saya panas,dingi saya sudah minum jamu dan vitamin ,
udah periksa kedokter , tapi kok belum smbuh .
gimana ya agar lemes saya ini hilang ?

#Lina sweet
Badan panas dingin memang biasa dialami ibu setelah melahirkan (pada masa nifas). Untuk mengatasinya, ibu harus terus memberikan ASI pada bayinya, supaya tidak terjadi penumpukan ASI yang menyebabkan mastitis, dll. Selain itu, ibu harus cukup istirahat, makan makanan bergizi, banyak minum dan bisa ditambah dengan suplemen ibu menyusui yang mengandung zat besi.

tolong dikirim lewat email saya (m.aan75@yahoo.com)
tolong di jelaskan tentang kontraksi uterus kala IV pasca persalinan

Ass, sy mau tanya kalau jahitan pasca bersalin normal sdh kering tapi sepertinya terbuka ( tdk terjahit ) apa bisa dijahit ulang ?

# Rina
bisa saja. Tapi kalau lukanya sudah kering dan tertutup, saya rasa tidak perlu dijahit lagi

Ass, sy mau tanya kalau jahitan pasca bersalin normal 3 bln yll sdh kering tapi sepertinya terbuka ( tdk terjahit ) apa bisa dijahit ulang ? kenapa perut kalau jalan msh berasa sakit seperti hbs bersalin dan kalau duduk di daerah v kerasa pegal..apa pengaruh jahitan yang terbuka ? trims

# Rina
Wa’alaikumussalam. Untuk memastikan sebaiknya diperiksakan dulu, karena bisa jadi hanya perasaan saja (kalau jahitannya terbuka). Sebaiknya tidak duduk dalam waktu terlalu lama

ass..
maf gan saya ingin bertanya istri saya tidak bisa buang air kecil ketika melahirkan sudah 2 hari ini,,,dan bisa buang air kecil dngn bntuan selang,,itu di karenakan kenapa ia? saya takud akan trus menerus di bantu dngn selang??
mohon bantuan’a segera gan…saya ucapkan bnyak terimaksih

# saddam
biasanya karena proses melahirkan yang lama dan traumatis, sehingga berpengaruh pada organ yang berperan dalam proses berkemih. Biasanya pihak RS akan melakukan bladder training, yaitu dengan mengikat selang kateter untuk beberapa waktu, kemudian dilepas, begitu seterusnya secara bertahap sampai akhirnya istri Anda benar-benar lepas dari selang kateter

trimakasih buanyak u/ infox.. Saya jg bru mjdi seorg ibu dan smpat mgalmi bebrp mslh spti yg ada dpjlsn d atas.. Alhamdulillah skrg anak saya sdh brusia 5bln n pdritaanpun trbayar sdh ktika melihat si mungil yg tersenyum.

Alhamdulillah..saya turut senang mendengarnya. Semoga anak ibu bisa menjadi penyejuk hati..

ass.. saya melahirkan 7 oktober 2011 lalu dan skrng umur anak sy sudah 6 bulan.. yang ingin saya tanyakan setelah pasca mlahirkan saya sekarang setelah buang air kecil selalu keluar seperti cairan …dan kalo berhubungan masih terasa sakit.. apakah karena waktu melahirkan dijahit?? balas

# an
Bisa jadi karena luka robek yang belum pulih sehingga masih terasa sakit ketika berhubungan

assalamualaikum… ummy
saya ingin menanyakan gejala setelah melahirkan susah untuk buang air kecil. sudah hampir satu minggu, selama ini dirawat dengan menggunakan selang… apakah ada kelainan atau apa..? dan sampai kapan menggunakan selang…

saya ibu yang baru melahirkan… sudah hampir 10 hari tidak bisa mengeluarkan air kencing, saya dirawat dengan bantuan keteter. yang ingin saya tanyakan apakah ada dampak setelah melahirkan, atau apakah hal ini normal terjadi..? saya harus bagaimana..?? mohon dibantu ya ummi…

bahaya itu bu sebaiknya segera keDokter terdekat atau kerumah sakit. karena takutnya terjadi infeksi pada jalan lahir sehingga mempengaruhi kandung kemih.

ass…
21 Mei 2012 yang lalu saya mengalami persalinan normal, dan masa nifas baru selesai sekitar 40 hari setelah melahirkan , pertanyaan saya kira-kira kapan saya akan haid kembali? tq

Istri saya sudah 7 hari belum bisa buang air kecil setelah melahirkan. Kalau buang air kecil dibantu dengan selang.

saudaraku sudah 2bln melahirkan,tapi masih ada darah nifasnya kenapa ya? udah periksa dokternya blg tak apa2. gimana cara menghentikannya

thx ummi atas info nyaa :)
kebanyakan masalah yang aku denger sih pada sulit buang air kecil :)

Aslkm, …

Tanggal 1 nov’ 12, saya melahirkan seorang anak perempuan dgn berat 3,7 kg dengan proses kelahiran normal. Masa nifas telah lewat 40 hari. Yang menjadi pertanyaan saya:

1. Apakah normal terkadang masih keluar sedikit darah merah setelah lewat masa nifas? Dan ini terjadi apabila saya berasa kecapekan, karena sebelumnya sempat sudah bersih hanya keluar darah putih.. Badanpun tidak terdapat keluhan yang tidak biasa, hanya terasa letih dan perut bekas plasenta dan rahim. Apabila saya pakai istirahat darahpun berhenti dan tidak terasa sakit di perut.

2. Apakah ada kemungkinan dari gejala diatas, ada kemungkinan rahim robek setelah melahirkan karena terlalu cepat melakukan pekerjaan rumah tangga? Tanda – tanda rahim robek dan bagaimana cara penanganannya?

Sebelumnya pada kelahiran anak pertama tidak ada masalah,semuanya berjalan lancar, nifas selesai 2 minggu setelah melahirkan, dan bekas plasenta memang suka masih berasa nyeri tetapi tidak ada masalah yg serius. Padahal anak pertama lebih berat dgn berat 4 kg persalinan normal.

Terima kasih mohon sharingnya…

assalamualaikum ummi, saya melahirkan 9 februari 2012, tetapi ketika melahirkan saya di induksi sbnyk 2x suntikan..saat itu bidan bilang krn ketuban saya udh pecah makanya saya harus di induksi krn tdk ada pembukaan/lambat kontraksinya. 4 hari sebelumnya saya cek ke dokter kandungan da dinyatakan sehat bayi dan ibunya dg perkiraan berat bayi 2975 gr. Lalu pada dini hari tgl 8 feb 2012 saya buang air dan melihat di celana saya sdh ada lendir bencampur darah tp saya tdk merasakan kontraksi yg bgtu sakit/biasa saja. paginya saya ke klinik bersalin dan langsung d infus krn saya tdk bs mkn/muntah terus menerus..cm bs minum. ketika melahirkan ternyata saya harus d episiotomi krn bidannya bilang sepertinya bayi saya besar 3.9 kg. yang ingin saya tanyakan stlh melahirkan saya tdk bs IMD krn ASI saya tdk keluar dan bayi saya disuruh bidan minum susu formula dulu utk sementara..kira2 apa penyebabnya ya ummi..ASI saya baru keluar setelah 5 hari pasca melahirkan..lalu setelah itu saya kena seperti semacam biang keringat yg sangat gatal..apaabila di garauk akan semakin bertambah banyak dan melebar ke seluruh tubuh..sampai sekarang hal itu msh saya alami. saya sdh k berbagai mcm dokter dan diberi obat tp ketika obat habis dan saya keringatan serta kepanasan maka biang keringat itu akan kembali lg.(Maaf ya ummi krn tulisan saya panjang sekali..mohon penjelasannya ummi..trims)

assalamualaikum..
sy seorang ibu yg hbs melahrkan krg lbh14bln kmrn beberapa bln psca melahirkan hga skrg mata sy ini srg kali terasa gatal bhkan brtmbh gatal smkn hari bhkn smp sy trasa gk thn sy kucek sejadi2ny saking gatalny..dh pernah cek ke dokter mata tp di blg cm alergi tp stlh obtny hbs rasa gatal i2 kmbli lg..sy jg bingung..apa sbnrny yg trjdi pd mata sy..tlg sy dberi saran ya umi..
terimakash..

Wa’alaikumussalam, kemungkinan paling mendekati memang alergi, sehingga pada asalnya tidak berhubungan langsung dengan proses melahirkan yang anda alami 14 bulan yang lalu. Seperti gejala alergi pada umumnya, rasa gatal akan muncul dan belum hilang selama pencetusnya belum dihindari. Saran saya, usahakan mencari tahu pencetus rasa gatal pada mata tersebut, misal karena debu atau yang lainnya untuk kemudian menghindarinya. Selain itu, saya sarankan untuk memakai tetes mata yang diistilahkan dengan “air mata buatan”, karena rasa gatal akan bertambah jika mata kering. Usahakan pula jangan terpapar dengan polusi udara secara langsung, yaitu bisa diusahakan dengan memakai kaca mata pelindung ketika keluar rumah atau berkendara di jalan raya. Cukup tidur, melihat tanaman hijau, dan tidak berlama-lama di depan komputer juga terbukti mengurangi permasalahan pada mata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buah Pena-ku

Panduan Kesehatan Wanita
Roses_new pink

Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

Ikon ASI

Daftar Artikel

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 79 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: