Muslimah dan Kesehatan

PELIHARA KUCING SEBABKAN TOKSO?

Posted on: 18/05/2012

Sebagian orang, terutama kaum wanita, takut memelihara kucing di rumahnya. Ada pula yang terlanjur menyukai dan sering berdekatan dengan kucing sejak masih kecil, lalu sekarang dibayangi perasaan takut kalau dirinya terinfeksi penyakit tokso. Barangkali anda pernah mendengar istilah “toksoplasmosis” atau kadang dalam penyebutannya sering disingkat sebagai penyakit “tokso”. Bagi ibu hamil dan wanita usia subur yang ingin mendapat keturunan, penyakit yang satu ini memang cukup menarik perhatian dan memunculkan kekhawatiran. Apa saja akibat yang bisa ditimbulkan pada ibu hamil dan janinnya? Apakah penyakit ini hanya menyerang kaum wanita? Dan apakah bisa menyebabkan kemandulan? Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai toksoplasmosis dan bahayanya, disertai dengan kiat-kiat untuk pencegahannya.

Berkenalan dengan Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toksoplasma gondii yang dapat menyerang hewan maupun manusia. Sebenarnya, penyakit ini tidak membahayakan tubuh manusia sehat dengan sistem imunitas (kekebalan tubuh) yang baik. Akan tetapi, jika mengenai ibu hamil bisa berakibat fatal karena dapat masuk lewat plasenta (ari-ari) menuju janin. Janin akan terkena dampak dari penyakit ini karena janin belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna.

Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Toksoplasmosis termasuk penyakit yang sulit didiagnosis karena gejalanya yang tidak khas bahkan kadang tidak ada gejala sama sekali. Beberapa gejala yang mungkin dirasakan seperti badan pegal, demam, kelelahan, nafsu makan menurun, gejala seperti sakit flu, dan pembesaran kelenjar leher, ketiak, atau di tempat-tempat lain. Jika anda mendapati beberapa gejala tersebut, anda dapat memeriksakan diri ke dokter dan jika dicurigai sebagai gejala toksoplasmosis, dokter akan menganjurkan untuk melakukan tes laboratorium. Bagi para ibu hamil atau wanita usia subur yang merencanakan punya keturunan juga dapat melakukan tes darah guna mengetahui lebih dini adanya infeksi toksoplasma.

Tidak Hanya Kucing

Kucing sering dituding sebagai sumber penularan utama, padahal sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toksoplasma kepada manusia, seperti sapi, kuda, tikus, domba, anjing, ayam, burung, babi, dan lain-lain. Kucing adalah inang definitif toksoplasma. Dalam tubuh kucing, toksoplasma dapat berkembangbiak dengan cara seksual dan non-seksual. Kista hanya dikeluarkan oleh kucing yang positif terinfeksi melalui kotorannya (tinja). Selama bulu dan liur kucing tidak mengandung kista kita tidak akan tertular toksoplasma bila membelai bulu kucing. Bahkan bila pada bulu kucing terdapat kista, dan pindah ke tangan kita pada saat membelai bulunya, penularan masih bisa dicegah dengan mencuci tangan menggunakan sabun hingga bersih.

Manusia atau hewan dapat tertular bila menelan kista atau ookista toksoplasma. Kista atau ookista ini bersifat seperti “telur”. Telur yang tertelan tersebut akan menetas dan berkembang di dalam tubuh hewan atau manusia. Kista tersebut dapat hidup dalam otot (daging) manusia dan berbagai hewan lainnya. Penularan juga dapat terjadi bila hewan atau manusia tersebut memakan daging mentah atau daging setengah matang yang mengandung kista toksoplasma. Kista toksoplasma juga dapat hidup di tanah dalam jangka waktu tertentu. Dari tanah ini, toksoplasma dapat menyebar melalui hewan, tumbuh-tumbuhan atau sayuran yang kontak dengan kista tersebut.

Janin Pun Terkena Dampaknya

Jika ibu hamil terinfeksi dengan parasit Toksoplasma gondii, maka akan berdampak pada janin yang dikandungnya. Janin bisa mengalami abortus (keguguran), lahir mati, cacat dan gangguan saraf pada bayi yang dilahirkan, serta bisa juga mengakibatkan terjadinya hidrocephalus (ukuran kepala bayi besar karena berisi cairan)

Perlu diketahui bahwa kapan ibu hamil mendapat infeksi mempengaruhi keparahan dampak dari toksoplasmosis. Pada kehamilan trimester (3 bulan) pertama, kemungkinan ibu hamil terinfeksi toksoplasma paling kecil, tetapi dampaknya pada janin akan makin berat (parah). Pada trimester kedua, risiko ibu hamil terinfeksi relatif lebih sering, akan tetapi risiko kerusakan janin lebih kecil. Sementara itu, pada trimester ketiga, risiko ibu hamil terinfeksi paling besar, akan tetapi risiko kerusakan pada janin justru yang paling kecil.

Toksoplasmosis Sebabkan Kemandulan?

Infeksi toksoplasma yang berlangsung terus menerus dapat menginfeksi saluran telur wanita. Bila saluran ini menyempit atau tertutup, sel telur yang telah dihasilkan oleh ovarium (indung telur) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma. Hal inilah yang akan dapat menyebabkan kemandulan pada kaum wanita.

Kaum Pria Juga Bisa Terinfeksi

Toksoplasmosis tidak hanya menginfeksi kaum wanita. Kaum pria juga tidak terlepas dari kemungkinan terinfeksi penyakit ini. Pada pria, infeksi akut toksoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Toksoplasma menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut bisa mengalami kemandulan, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur.

Cegah Sedari Dini

Ada beberapa kiat supaya terhindar dari penyakit toksoplasmosis, yaitu sebagai berikut :

  • Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.
  • Hindari mengkonsumsi daging mentah atau setengah matang. Daging harus dimasak sampai benar-benar matang untuk membunuh kista. Pemanasan yang ideal adalah  minimal 70°C selama 15-30 menit. Perlakuan lain selain pemanasan (pengasaman, pengasinan, pengasapan) tidak dapat membunuh kista toksoplasma.
  • Setelah memegang daging mentah, hindari memegang mukosa (selaput lendir) mulut atau mata. Segeralah mencuci tangan setelah memegang daging mentah. Bersihkan dapur dan cuci bersih peralatan dapur (pisau, wadah, dan lain-lain) yang digunakan untuk mengolah daging mentah.
  • Selalu gunakan sarung tangan saat berkebun dan cuci sayuran dan buah-buahan sebelum dimakan.
  • Sediakan tempat khusus untuk kucing membuang kotoran supaya anda dapat mengontrol kebiasaannya dan sekaligus bisa menghindarkan kucing dari kebiasaan buang air besar di sembarang tempat. Bersihkan tempat kotoran kucing secara rutin dengan air mendidih selama minimal 5 menit. Selalu gunakan sarung tangan saat membersihkan kandang supaya tidak kontak langsung dengan kotoran kucing. Bagi ibu hamil, hindari kontak langsung dengan kucing dan terutama kotorannya.
  • Jangan biarkan kucing peliharaan kita memakan tikus dan segera bawa kucing peliharaan ke dokter hewan jika terlihat sakit.

Jangan Khawatir Memelihara Kucing

Satu hal penting yang perlu kita ketahui, bahwa tidak semua kucing dapat menularkan toksoplasma. Hanya kucing atau hewan lain yang terinfeksi yang dapat menjadi sumber penularan. Kita tidak perlu khawatir jika menyukai atau memelihara kucing selama kita bisa menjaga kebersihan dan kesehatannya. Bergaul, memiliki, dan memelihara kucing yang terjaga kebersihan dan kesehatannya, insyaAllah tidak akan menyebabkan penyakit toksoplasmosis.

Budayakan Hidup Bersih, Sehat dan Bebas Stres

Sudah semestinya kita berusaha untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.  Budayakan untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar kita. Selain itu, hati dan jiwa yang tenang, selalu bersyukur, ikhlas, dan qana’ah akan menghindarkan diri kita dari bahaya stres, sehingga kekebalan tubuh meningkat dan insyaAllah tidak mudah terserang penyakit. Semoga bermanfaat dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa melimpahkan nikmat kesehatan pada kita semua.

Penulis : dr. Avie Andriyani (dimuat di majalah As Sunnah edisi 09/Thn XIII/ Muharram 1431H/Desember 2009M)

 

Sumber:

  • Sumarmo S, Infeksi dan Penyakit Tropis Edisi 1, Ikatan Dokter Anak Indonesia.
  • Litin, S.C, Mayo Clinic, Family Health Book Edisi ke-2, PT Intisari Mediatama.
  • Heidi, M, Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan, Penerbit Arcan.         


About these ads

24 Tanggapan to "PELIHARA KUCING SEBABKAN TOKSO?"

serbuk anti TOKSO(TORCH) SOLUSI tepat dan cepat melawan firus ganas TOKSO(TORCH) blog TORCH(TEMAN PAGI) pada kolom komentar tgl 12-3-2012 mkn byk manfaat nya buat anda yg menderita infeksi firus TOKSO ini terutama yg dlm kondisi hamil muda dg tokso positif ,hub saya 081233240961

TEST

jadi,apakah boleh kita memelihara kucing?gejala kucig terkena toxo apaan?

thx

BOLEH AJA SIH menurutku

penyakit itu akan menghambat pekerjaan yang akan kita lakukan, jadi alangkah lebih indah lagi kalau kita bisa mencegah datangnya penyakit, saya senang kalau ada artikel yang berhubungan dengan kesehatan seperti ini,

mencegah lebih baik dari pada mengobati

makasih infonya, :)
buat ladies semuanya, harus lebih teliti kalo mau pelihara kucing yach, demi kesehatan ladies. ;)

iya emang tokso ngga hanya dari kucing ajaa, tmen ibu saya juga anaknya br lahir brp bulan gitu,,, trs meninggal.
dan dokter bilang kalo anaknya itu kena virus tokso

Kalau pada bayi biasanya terinfeksi dari ibunya mbak

Kucing itu hewan suci

Tergantung imunitas seseorang, sebab kenyataan sejak dahulu kala banyaj wanita senang main kucing bahkan tudur dengan kucung tapi justru dia menjadi ibu yg subur punya anak sampai sepuluh dan dia juga sehat. wallahu a’lam.

Ya, tentu saja, semua penyakit itu sudah merupakan takdir Allah. Kita sebagai manusia berikhtiar dengan menjaga kesehatan

apakah orang yg terkena penyakit tosko susah mempunyai keturunan

Tidak selalu, tergantung keparahan dan kapan terjadinya. Ada kalanya janin tetap terbentuk namun mengalami kecacatan. Ada pula yang bisa bertahan dan lahir dengan sehat, biasanya jika terinfeksinya ketika umur kehamilan sudah lanjut sehingga janin sudah cukup kuat

Mnfaat & madorot hnya Allah yg mnntukan,lksanakn yg Allh printhkn & hndri yg Dia larang, niscaya kta akn selamat.
Ilmu medis tidak jdi jaminan.

Kepada sahabat-sahabat kita yang dirumah sudah biasa ada binatang sebagai binatang piaraan jangan terlalu risau akan adanya penyakit yang ditimbulkan. Tuhan menciptakan apapun jenisnya walau sekecil apapun tidak ada yang sia-sia. dan bukan untuk penderitaan bagi manusia, asal kita sebagai sesama umat Tuhan harus pandai – pandai menyikapi berbagai aspek di sekitar kita. contoh yang paling sering terabaikan adalah mengenai kebersihan, apalagi penggemar binatang piaraan rumahan seperti kucing, anjing, burung, dll. Itu semua harus betul-betul diperhatikan hal kebersihannya. Apalagi yang beragama muslim yang mengaitkan mengenai kebersihan adalah sebagian daripada imannya. Jadi hal kebersihan adalah memiliki kedudukan yang sangat penting dan sangat berharga bagi kehidupan baik bagi manusia itu sendiri maupun bagi binatang peliharaannya. Berdoalah jikalau kita akan melakukan apapun aktifitas kita dan apapun keyakinan iman kita, apabila kita yang muslem paling tidak mengucap Bismillah. Temasuk apabila kita akan memegang atau bahkan akan bermain atau membersihkan binatang kesayangannya tersebut. Dan janganlah kita menjadi orang yang melampaui batas alias berlebih-lebihan terhadap sesuatu yang dicintai/ disayangi. Posisikan segala sesuatu pada porsinya/ tempatnya. Moga tulisan ini menjadi bahan renungan bagi kita tentunya buat penggemar binatang piaraan yang tinggal di rumah. Sebagai seorang muslim saya lebih setuju pelihara kucing dari anjing atau burung. jauh dari faktor najis dan judi. Sudah ada buktikah yang meninggal lantaran kucing nah kalo anjing banyak buktinya, misalnya oleh anjing herder atau anjing doberman? nah kalo burung orang pada akhirnya jadi ada unsur judinya adu burung misalnya. itulah fitnah akhir zaman.

sy terlnjur memlhr kucing sntr sy dlm program kehamilan bagaimana ini,buknya kucing itu hewan kesyngn Rasullullah

Tidak mengapa memelihara kucing, tidak terlarang. Yang penting bisa menjaga kebersihan dan kesehatan kucing tersebut.

mudah2an saya tdk trkena pnyakit it ya. . .
krna saya jga ad memelihra seekor ank kucing. . ,

ijin reblog, makasih infonya :)

Reblogged this on Umi Sholikhah and commented:
bukan hanya kucing, tapi juga hewan berdarah panas lainnya.

Reblogged this on Ilmu Jannah.

jadi salah atau tidakah jika kita memelihara kucing?

ya allah smga saya jangan smpai terkena penyakit tokso, ya allah karna di rmh, saya mmpunyai anak kucing.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bedah Buku

Panduan Kesehatan Wanita
Flower_book

Wahai para ibu, berikanlah hak asASI bayimu!! 0 s.d 6 bln = ASI Eksklusif, setelah itu ASI + MPASI hingga 2 tahun

Ikon ASI

Daftar Artikel

RSS Bahasa Arab Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 90 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: